Gubernur berharap, melalui program ini petani tidak lagi mengalami kendala dalam memperoleh benih padi unggul yang sesuai dengan kondisi agroekosistem lokal. Dengan penggunaan benih bermutu, produktivitas padi diharapkan meningkat dan berdampak langsung pada pendapatan petani.
Selain itu, panen perdana benih padi ini diharapkan menjadi titik awal perluasan program benih mandiri ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Pemerintah provinsi menargetkan terbangunnya ekosistem perbenihan daerah yang mampu menopang swasembada pangan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi kepada Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, para penangkar benih, penyuluh pertanian, serta kelompok tani yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut.
Program benih mandiri ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sultra dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian.
