PAD Sultra Lampaui Rp1 Triliun, Visioner Indonesia: ASR Tunjukkan Kepemimpinan Berorientasi Hasil dan Kerja Nyata

Capaian sejumlah sektor pajak juga memperlihatkan ruang pertumbuhan yang masih terbuka. Pajak Air Permukaan tercatat mencapai 146,88 persen dan Pajak Alat Berat 103,13 persen. Sementara sektor lainnya masih memiliki ruang untuk terus didorong hingga akhir tahun.

Bagi Visioner Indonesia, capaian tersebut menunjukkan bahwa strategi optimalisasi PAD yang disertai evaluasi berkala mulai memperlihatkan hasil nyata.

Akril mengatakan, penguatan PAD juga penting untuk mengurangi ketergantungan daerah terhadap sumber pembiayaan dari pemerintah pusat.

“Semakin kuat PAD, semakin besar pula ruang fiskal yang dimiliki pemerintah daerah. Pada akhirnya, ini akan memberikan keleluasaan lebih besar kepada pemerintah untuk membiayai pembangunan sesuai kebutuhan dan karakteristik daerah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai memberikan perhatian terhadap potensi penerimaan dari kawasan pertambangan dan industri. Namun, optimalisasi tersebut harus tetap berjalan dalam koridor hukum dan prinsip keberlanjutan.

“Potensi ekonomi harus dimaksimalkan, tetapi tetap dengan tata kelola yang baik. Kepatuhan terhadap aturan, kewajiban lingkungan, pendataan, pengawasan, dan transparansi harus berjalan bersama. Dengan begitu, penerimaan daerah meningkat tanpa mengorbankan kepentingan jangka panjang,” ujar Akril.

Menurutnya, jika konsistensi evaluasi dan optimalisasi tersebut dapat dipertahankan, Sulawesi Tenggara memiliki peluang besar untuk membangun fondasi fiskal yang semakin kuat.

“Capaian Rp1 triliun ini jangan dilihat sebagai titik akhir, tetapi sebagai momentum. Justru dari sini kita berharap semangat yang dibangun Gubernur ASR untuk terus mengevaluasi dan mengoptimalkan potensi daerah dapat dipertahankan. Kalau konsisten, saya optimistis PAD Sultra akan terus bertumbuh,” tuturnya.

Dengan realisasi yang telah mencapai 72,96 persen pada awal Agustus, target 75 persen pada Triwulan III menjadi capaian yang realistis untuk dikejar. Sementara target 100 persen hingga akhir tahun akan menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk membuktikan konsistensi kinerja pemerintah daerah.

Visioner Indonesia menilai capaian PAD yang telah menembus Rp1 triliun menjadi salah satu sinyal positif bahwa Sulawesi Tenggara sedang bergerak menuju penguatan kemandirian fiskal. Kepemimpinan ASR yang menekankan evaluasi, optimalisasi potensi, dan pencapaian target diharapkan dapat terus menjaga momentum positif tersebut demi memperkuat pembiayaan pembangunan dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Sultra.

Exit mobile version