Mantan Menkes Siti Fadilah Supari Sampaikan Saran kepada Presiden Prabowo, Desak Keluar dari Pandemic Agreement dan IHR

Mantan Menteri Kesehatan RI, Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K)

Keputusan Donald Trump untuk menarik Amerika Serikat dari WHO kembali memanaskan diskusi tentang peran organisasi kesehatan global tersebut. Trump menilai WHO gagal menangani pandemi COVID-19 secara efektif dan mengkritik ketergantungan badan itu pada pendanaan yang tidak merata.

Langkah ini memberi dorongan pada seruan dari berbagai pihak, termasuk Siti Fadilah, untuk mempertimbangkan posisi Indonesia dalam perjanjian internasional tersebut. “Ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi soal mempertahankan kedaulatan bangsa,” tambahnya.

Tantangan bagi Presiden Prabowo

Saran Siti Fadilah menempatkan Presiden Prabowo dalam posisi sulit. Di satu sisi, Indonesia perlu menunjukkan komitmen pada kerja sama internasional dalam menangani pandemi. Namun, di sisi lain, kekhawatiran tentang pelanggaran kedaulatan nasional menjadi isu yang tidak dapat diabaikan.

Keputusan final terkait posisi Indonesia terhadap Pandemic Agreement dan IHR Amendments akan menjadi salah satu kebijakan strategis yang menentukan arah kesehatan dan kedaulatan bangsa ke depan.

Exit mobile version