Daerah  

Ketum DPP GMNI Risyad Fahlevi Buka Konfercab ke V DPC GMNI Kendari

Pembukaan Konferensi Cabang GMNI Kendari

‎Ia berharap, di masa kepengurusan yang baru, dirinya menaruh harapan besar agar organisasi ini dapat dijaga dengan baik, produktivitasnya, progres dan kerja-kerja yang dirasa penting untuk dilakukan di organisasi serta semakin ditingkatkan kesadaran dan semangat kolektivitas para kadernya.

‎Setelah kepengurusan yang baru tersebut, agar saling merangkul dan bekerja sama untuk membangun organisasi ini lebih baik lagi. Mempunyai harapan dan impian jauh melampaui zaman dan generasi, agar GMNI tetap kokoh, kuat dan kadernya bisa menduduki di segala ruang pengabdian.

‎Saya berharap momentum Konfercab ke depan ini dapat menjadi ruang bagi kader untuk mempertaruhkan gagasan, ide dan pikiran-pikiran strategis, taktis dan berorientasi pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kader serta proses penyebaran Marhaenisme yang semakin luas.

‎Ia menekankan pentingnya kaderisasi yang terus berkesinambungan sebagai upaya untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan kader-kader berkualitas untuk memajukan GMNI di Kendari. Kaderisasi sebagai kunci untuk memperkuat organisasi dan memastikan keberlanjutan GMNI. Sebab ia memandang itu sebagai fondasi utama untuk kesuksesan GMNI dalam memenangkan zaman.

‎Sementara itu, Ketua Umum DPP GMNI, M. Risyad Fahleli, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, mengingatkan bahwa mahasiswa harus tetap menjadi garda depan dalam mengawal kebijakan publik.

‎Ia menilai peran kritis GMNI sangat dibutuhkan di tengah dinamika politik dan sosial nasional.

‎Kehadiran Ketua DPP GMNI dalam kegiatan ini juga menjadi penanda pentingnya konsolidasi organisasi di tubuh GMNI secara nasional. Selain memperkuat silaturahmi antar generasi, momen ini juga diharapkan menjadi wadah untuk memperbarui komitmen perjuangan, agar GMNI tidak tercerabut dari semangat awalnya: berdiri bersama rakyat, berpihak pada kebenaran, dan berjuang untuk keadilan sosial.

‎Dengan itu, kader GMNI harus Satyatama, bina diri, bina ilmu, bina bangsa untuk menjadikan GMNI bisa terus naik kelas dan terus berkontribusi lebih besar.

‎Dialog kebangsaan yang akan mengawali konfercab ini dirancang bukan sebagai acara seremonial, melainkan ruang tukar gagasan. Sejumlah tokoh diundang sebagai tamu undangan ada perwakilan dari Pemkot Kendari, DPRD Kota Kendari serta narasumber, di antaranya Ketua DPP GMNI yang sekaligus akan membuka acara, anggota DPD RI Umar Bonte, Ketua DPD Demokrat Sulawesi Tenggara Muh Endang SA, serta akademisi FISIP UHO sekaligus pengamat politik Sulawesi Tenggara, Muh Najib Husain.

‎Mereka akan membedah arah pembangunan Sultra dari perspektif politik, ekonomi, dan sosial, dengan harapan bisa membuka jalan baru bagi sinergi ide dan tindakan.

Exit mobile version