News  

Kapal Induk Italia Segera Perkuat Armada TNI AL, Babak Baru Kekuatan Maritim Indonesia

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. Foto/seaforces.org

Selama lebih dari tiga dekade pengabdian di Angkatan Laut Italia, kapal ini tercatat terlibat dalam berbagai operasi di kawasan Balkan, Timur Tengah, dan Afrika, baik dalam misi tempur maupun kemanusiaan.

Kapal dengan bobot penuh sekitar 13.800 ton dan panjang kurang lebih 180 meter ini mampu melaju hingga lebih dari 30 knot menggunakan sistem propulsi COGAG (Combined Gas and Gas). Kapal diawaki sekitar 550 personel, di luar kru penerbangan.

Pada dek penerbangannya, kapal ini dapat mengoperasikan hingga 16 unit pesawat tempur jenis AV-8B Harrier II atau kombinasiao dengan sekitar 18 helikopter untuk misi pengintaian, patroli maritim, hingga peperangan anti-kapal selam.

Selain kekuatan udara, kapal ini juga dibekali sistem pertahanan yang memadai, termasuk rudal pertahanan udara Aspide, meriam anti-udara Oto Melara kaliber 40 mm, serta sistem peperangan anti-kapal selam (ASW). Sistem radar dan manajemen tempurnya telah berstandar NATO, memungkinkan integrasi dalam operasi gabungan internasional.

Dengan bergabungnya kapal induk ini, Indonesia berpotensi memperluas jangkauan operasional armada lautnya sekaligus memperkuat daya gentar pertahanan nasional. Langkah ini juga menandai transformasi bertahap TNI AL menuju kekuatan maritim yang lebih modern dan adaptif terhadap dinamika keamanan kawasan.

Exit mobile version