Selain fokus pada pengendalian inflasi, Kadin Sultra juga mendorong pemberdayaan UMKM sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Ribuan pelaku usaha kecil akan dilibatkan dalam rantai distribusi pasar murah, sekaligus dibina agar mampu naik kelas menjadi badan usaha yang lebih profesional.
“Kami ingin UMKM tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat langsung dalam program strategis daerah. Target kami, ribuan UMKM binaan dapat berkembang dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian Sultra,” jelasnya.
Lebih jauh, Anton menegaskan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui penguatan sektor pangan dan usaha rakyat, Kadin berharap kebijakan pemerintah dapat memberikan dampak langsung dan berkelanjutan.
“Kami siap mengawal program Gubernur agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Stabilitas harga, ketersediaan pangan, dan penguatan UMKM menjadi prioritas bersama,” tutup Anton.
