Dengan latar belakang akademis yang kuat, termasuk pendidikan S2 Hukum Hak Asasi Manusia Internasional dari Northwestern University, Chicago, Poengky memiliki landasan yang kokoh untuk menangani persoalan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Jaringan Aktivis Nusantara berharap dengan adanya Poengky di KPK, lembaga antirasuah ini dapat semakin solid dan mampu melaksanakan tugasnya dalam memerangi korupsi dengan lebih efektif.
“Poengky akan membawa perspektif baru ke KPK, terutama dalam hal perlindungan hak asasi manusia di dalam penegakan hukum. Kami yakin dia akan berperan penting dalam memajukan agenda pemberantasan korupsi yang bersih dan transparan,” kata Romadhon.
Keberanian Poengky dalam bersuara dan membela hak-hak publik menjadikannya sosok yang tepat untuk menghadapi tantangan di KPK. Dengan pengalamannya yang panjang dalam dunia advokasi dan hukum, ia diharapkan mampu memimpin KPK menuju masa depan yang lebih baik dan lebih bersih dari korupsi.
“Kami mendukung penuh pencalonan Poengky sebagai Komisioner KPK dan berharap dia bisa memberikan kontribusi nyata bagi reformasi hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia,” pungkas Romadhon.
