Desain setir kemudi ini diklaim Hyundai sangat sederhana sehingga dapat diproduksi dengan biaya yang lebih rendah, memungkinkan produksi massal yang lebih efisien. Setir kemudi ini dilengkapi dengan indikator LED di bagian atas, dan panel finishing dengan lensa yang dapat disesuaikan dengan berbagai bahan, termasuk serat karbon.
Uniknya, kabel untuk setir ini tidak perlu dipasang sejak awal. Hyundai merancang arsitektur setir ini dengan alur khusus, sehingga kabel hanya dipasang jika diperlukan. Desain modular ini memungkinkan pabrikan memproduksi satu jenis setir untuk berbagai model kendaraan, yang pada akhirnya mengurangi biaya pengembangan dan produksi.
Meski belum ada pengumuman resmi tentang model apa yang akan menggunakan setir inovatif ini, spekulasi mengarah ke model andalan seperti Ioniq 5 N dan Elantra N. Namun, dalam dokumentasi paten tersebut, terlihat gambar setir dari Genesis G90, model mewah yang bersaing dengan Mercedes-Benz S-Class.
Hal ini membuka kemungkinan bahwa setir ini juga akan hadir pada model-model lain yang dikembangkan oleh sub-brand Magma, seperti GV60 atau G70 Magma, serta coupe GT90.
Dengan hadirnya inovasi setir kemudi ini, Hyundai semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri otomotif yang selalu berinovasi, memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik dan lebih mendalam bagi para pelanggannya.
