“Aspirasi bisa disampaikan tanpa perusakan. Pemerintah juga harus bijak menyikapi laporan mahasiswa. Tapi jangan jadikan ini panggung politik pribadi,” tutupnya.
Dalam kesempatan lain, Hardodi juga mengingatkan agar semua pihak menahan diri dan tidak saling menjatuhkan. Menurutnya, isu ini terlalu kecil untuk dipolitisasi berlebihan.
“Kita tidak perlu saling mengancam apalagi menjatuhkan satu sama lain. Masalah ini bisa didudukkan dengan baik-baik. Pak Gubernur pun sudah mencabut laporan itu, artinya beliau ingin suasana kondusif,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peran Umar Bonte sebagai senator semestinya diarahkan untuk melindungi dan memperjuangkan masyarakat Sulawesi Tenggara, bukan mencari panggung politik.
“Anda dipilih bukan untuk menikmati fasilitas negara atau gaji semata, tapi untuk memastikan masyarakat Sulawesi Tenggara sejahtera. Sekarang yang penting adalah bagaimana kita berkolaborasi antara pemerintah daerah dan senator di Senayan, bersama-sama membangun infrastruktur dan meningkatkan sumber daya manusia Sultra,” tandas Hardodi.
Dengan nada menyejukkan, Hardodi menutup pernyataannya dengan ajakan kolaborasi:
“Sudah saatnya kita berhenti mencari kesalahan, mari fokus bekerja untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.”
