Gagas Nusantara juga melihat potensi besar dari inovasi ini dalam memperkuat transparansi bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi, terutama dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Dengan adanya fitur tambahan seperti e-Faktur, pelaku UMKM diharapkan dapat menjalankan proses bisnis mereka secara lebih transparan dan sesuai dengan ketentuan pajak yang berlaku.
“PaDi UMKM yang dikembangkan Telkom Indonesia menjadi model bagaimana teknologi digital dapat membantu UMKM untuk berkembang di era digital. Kami percaya, dengan dukungan seperti ini, UMKM di Indonesia akan mampu bersaing lebih baik di pasar lokal maupun global,” tambah Romadhon.
Romadhon menutup pernyataannya dengan harapan bahwa inovasi seperti ini akan terus dilanjutkan dan diperluas ke lebih banyak sektor, sehingga semakin banyak UMKM yang mendapatkan manfaat dari digitalisasi. “Kami berharap Telkom dan platform PaDi UMKM terus berinovasi dan memperluas jangkauan layanan ini, sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang bisa memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat bisnis mereka. Gagas Nusantara akan terus mendukung upaya-upaya yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di Indonesia,” pungkasnya.
Dengan dukungan penuh dari Gagas Nusantara, inisiatif Telkom Indonesia ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, sekaligus mempercepat integrasi UMKM ke dalam ekosistem digital global yang lebih kompetitif.
