Jakarta,– Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah ke level terendah dalam tiga tahun terakhir setelah laporan bahwa Presiden Donald Trump mempertimbangkan untuk mempercepat pengumuman calon pengganti Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed).
Menurut laporan The Wall Street Journal, Trump kini tengah mengkaji untuk mengumumkan nama penerus Powell pada September atau Oktober mendatang lebih cepat dari tradisi yang biasa berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan sebelum berakhirnya masa jabatan. Kabar tersebut langsung memicu koreksi pasar, membuat dolar turun sekitar 0,5% terhadap sekeranjang mata uang utama dunia dan menyentuh level terendah sejak Maret 2022.
Sejak awal, hubungan Trump dengan Powell memang penuh ketegangan. Presiden AS itu menuduh The Fed terlalu lambat dalam mengerek suku bunga, dan baru-baru ini kembali menyerang Powell dengan menyebutnya “sangat bodoh.” Padahal, masa jabatan Powell sebagai ketua masih akan berlanjut hingga Mei 2026.
“Kebijakan moneter saat ini menimbulkan beban bagi para pekerja dan usaha kecil,” kata Trump beberapa waktu lalu. “Sudah seharusnya suku bunga dipangkas lebih agresif, dan saya ingin pemimpin The Fed selanjutnya memahami hal itu.”
