Di babak kedua, PSG mencoba bangkit lewat tekanan bertubi-tubi. Namun kiper Robert Sánchez tampil luar biasa, menggagalkan peluang dari Dembélé, Vitinha, hingga Kvaratskhelia. Tekanan demi tekanan tak mampu menembus gawang Chelsea.
Pelatih Luis Enrique tampak frustrasi di pinggir lapangan. Timnya gagal mencetak satu pun gol meski mendominasi permainan. Sementara Chelsea tampil tenang, fokus, dan menikmati jalannya pertandingan. Setiap umpan bahkan disambut “olé” dari para fans The Blues yang hadir di stadion.
Dengan kemenangan ini, Chelsea menutup turnamen sebagai juara dunia dan menunjukkan bahwa mereka layak berada di puncak dunia sepak bola. Kemenangan ini juga menjadi gelar perdana Pochettino bersama Chelsea dan bisa jadi awal dari era baru yang menjanjikan.
Cole Palmer, yang sempat diremehkan saat dibeli dari Manchester City, kini menjelma jadi bintang besar. “Ia pemain untuk masa kini dan masa depan,” puji sang pelatih usai pertandingan.
Chelsea kini tercatat sebagai juara FIFA Club World Cup 2025, dan Palmer pun dinobatkan sebagai Man of the Match.
