Menariknya, kunjungan kerja ini juga diwarnai aksi simbolik yang sarat makna. Ridwan Badallah tampak turun langsung memungut sampah yang berserakan di area wisata. Aksi tersebut menjadi pesan moral kuat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Pulau Bokori.
Langkah itu diharapkan dapat menggugah kesadaran seluruh pengelola, pelaku wisata, dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama merawat Pulau Bokori sebagai destinasi unggulan yang bersih, aman, dan nyaman.
Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen mendorong percepatan pengembangan Pulau Bokori sebagai ikon wisata bahari daerah. Dinas Pariwisata Sultra menargetkan peningkatan kualitas fasilitas, penataan kawasan, serta penguatan konsep wisata berbasis lingkungan dan keberlanjutan.
Dengan langkah awal yang agresif dan terukur ini, Pulau Bokori diharapkan kembali menjadi magnet wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga unggul dari sisi pelayanan, kenyamanan, dan keamanan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
