Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya penguatan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Ia optimistis evaluasi reformasi birokrasi tahun 2025 akan menunjukkan hasil yang relatif baik, namun tetap membutuhkan perbaikan berkelanjutan di seluruh perangkat daerah.
Selain aspek kinerja, Hugua mengajak ASN menjadikan pengabdian sebagai nilai utama dalam menjalankan tugas. Ia menekankan bahwa integritas, keikhlasan, dan semangat kebersamaan harus menjadi fondasi dalam melayani masyarakat.
Ia juga mendorong ASN untuk memperkuat relasi sosial dan spiritual, serta membangun budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak ditentukan oleh kerja individu, melainkan oleh kekuatan kolektif.
Menutup amanatnya, Hugua menyampaikan harapan agar tahun 2026 menjadi momentum konsolidasi birokrasi yang lebih solid dan responsif. Ia menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah daerah memiliki tanggung jawab yang sama dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.
