Visioner Indonesia juga mengapresiasi kepemimpinan Dr. Herman selama menjabat sebagai Pelaksana Tugas Rektor UHO. Dalam masa transisi yang penuh tantangan, ia dinilai mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan berbagai program akademik dan administrasi tetap berjalan dengan baik.
“Yang paling terlihat adalah kemampuannya menjaga suasana kampus tetap kondusif. Ini menunjukkan kematangan kepemimpinan dan kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak,” lanjut Akril.
Selain itu, Dr. Herman dinilai memiliki visi yang relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi modern. Fokus pada penguatan riset, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta transformasi digital dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi UHO di tingkat nasional maupun internasional.
Akril menegaskan bahwa UHO membutuhkan pemimpin yang memahami karakter kampus sekaligus memiliki kemampuan membawa perubahan yang berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, Dr. Herman dinilai memiliki kombinasi pengalaman, integritas, dan kapasitas yang dibutuhkan.
“UHO membutuhkan pemimpin yang mampu menjaga kesinambungan sekaligus menghadirkan terobosan. Kami melihat Dr. Herman memiliki kedua hal tersebut. Karena itu, beliau layak menjadi bagian penting dalam melanjutkan perjalanan dan kemajuan Universitas Halu Oleo ke depan,” tutupnya.
