Sebagai bagian dari pengendalian harga, Gerakan Pangan Murah digelar dengan dukungan 2.000 kupon subsidi belanja senilai Rp20.000 per kupon. Pada hari pertama, sebanyak 1.000 kupon telah disalurkan kepada ASN dan masyarakat, sementara sisanya didistribusikan secara bertahap.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi, memastikan bahwa stok bahan pokok di wilayah Sultra dalam kondisi aman dan terkendali berkat sinergi bersama pemerintah daerah dan Bulog. Selain itu, menjelang Idulfitri, BI juga menyiapkan 57 titik layanan penukaran uang secara digital bekerja sama dengan perbankan.
Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan simbolis Anoa Link kepada agen perbankan sebagai langkah memperluas inklusi keuangan hingga tingkat masyarakat bawah.
Sebagai wujud kepedulian sosial, Gubernur menyerahkan beasiswa kepada 50 siswa madrasah berprestasi dengan total nilai Rp100 juta, santunan kepada 50 hafiz Al-Qur’an, serta sertifikasi halal kepada 114 UMKM dan juru sembelih hewan. Program ini diharapkan memperkuat ekosistem halal dan meningkatkan daya saing usaha lokal.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemprov Sultra optimistis stabilitas ekonomi selama Ramadan tetap terjaga, sekaligus mempercepat pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
