Disaksikan Badai Petir Jerman Kalahkan Denmark 2-0 di Babak 16 Besar Euro 2024

Jamal Musiala dari Jerman mencetak gol kedua timnya melawan kiper Denmark Kasper Schmeichel. Foto: Darko Vojinović/AP

Menit ke-37: Umpan silang masuk dari Jerman yang ditinggalkan Raum. Havertz melakukan sundulan tepat ke arah Schmeichel, penyelamatan lebih banyak terjadi padanya daripada yang dilakukannya. Di tempat lain dan itu adalah tujuan. Kemudian bola melayang dari kanan, dan Schlotterbeck menyundulnya ke sisi gawang. Denmark sama sekali tidak bisa mengatasi umpan silang ke dalam kotak mereka. Sebuah gol sundulan tampaknya hanya tinggal menunggu waktu saja.

Pemain Jerman Nico Schlotterbeck (kanan) menempatkan sundulannya melebar dari kiper Denmark Kasper Schmeichel, tetapi juga melebar dari sisi kanan dan masuk ke sisi gawang. Foto: Alberto Pizzoli/AFP/Getty Images

Menit ke-47: Eriksen mencoba mengirim Hojlund ke ruang angkasa, tetapi Rudiger turun tangan. Semuanya sedikit perkelahian di awal babak. “Ini pasti dibuat untuk nomor 9 tradisional,” tulis Tim Stappard. “Dapatkan Füllkrug secepatnya untuk saya.”

Golll! Jerman 0-1 Denmark (Andersen 48)

Tendangan bebas dari kiri, diteruskan oleh Eriksen. Vestergaard membuatnya tetap hidup di ujung tanduk. Bolanya kembali ke tengah. Andersen berada dalam posisi offside, namun kemudian terjadi stramash, bola berputar-putar, Delaney membuat gangguan pada dirinya sendiri pada jarak enam yard. Akhirnya jatuh ke Andersen, yang menyapu dari jarak enam yard ke kiri bawah.

Kini giliran Denmark yang menderita kekecewaan yang disebabkan oleh Michael Oliver. Anda dapat berargumen bahwa meskipun Andersen awalnya berada dalam posisi offside ketika umpan silang datang dari kanan, fase permainan baru telah dimulai. Namun ini adalah keputusan yang disambut seolah-olah sebuah gol baru saja dicetak.

Joachim Andersen menembakkan bola ke gawang Denmark. Foto: Michael Regan/UEFA/Getty Images

Menit ke-51: Bola dipompa ke sisi lain, dan sekarang ada potensi handball di kotak penalti Denmark! Bola meluncur dari tangan Andersen saat Raum melakukan umpan silang dari kiri.

menit ke-52: Penalti untuk Jerman. Tidak terlalu banyak ruang antara Raum dan Andersen, namun tangan sang bek menjauh dari tubuhnya. Michael Oliver melihat ke layar, dan tak lama kemudian dia menggambar TV di udara dan menunjuk ke tempat itu. Betapa malangnya momen yang dialami Joachim Andersen.

Havertz melepaskan tendangan penalti ke sudut kanan bawah. Tak terbendung, meski Schmeichel menempuh jalan yang benar! Kehebohan di Dortmund.

Goll ! Germany 1-0 Denmark

Kai Havertz dari Jerman melakukan tendangan penalti di sebelah kiri Schmeichel. Foto: Bernadett Szabó/Reuters.
Kiper Denmark mengambil arah yang benar tetapi itu di luar jangkauannya. Foto: Alberto Pizzoli/AFP/Getty Images
Havertz merayakannya dengan gerakan lutut meluncur. Foto: Shaun Botterill/Getty Images
Kai Havertz dari Jerman merayakan bersama rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama timnya dari titik penalti melawan Denmark. Foto: Kenzo Tribouillard/AFP/Getty Images

Menit ke-67: Hojbjerg memasukkan Hojlund ke dalam kotak di kiri bawah. Hojlund berhadapan satu lawan satu dengan Neuer, tapi membanting bola tepat ke arah kiper. Bola pantul jatuh ke tangan Kimmich, yang dengan lembut membalas sundulan Neuer. Sungguh keren sekali merapikannya. Denmark memiliki peluang yang baik.

Golll ! Jerman 2-0 Denmark (Musiala 68)

Umpan panjang dari Schlotterback di sisi kiri. Musiala mengejar bola. Schmeichel berpikir untuk keluar dari kotaknya untuk membersihkan, tapi memutuskan untuk tidak melakukannya. Langkah buruk. Dia memasuki kotak itu. Dia menempatkan Fullkrug di tengah, dan sebuah umpan persegi akan memberikan kesempatan bagi pemain pengganti itu untuk melakukan tap-in. Namun ia malah membuka badannya dan mengarahkan tembakan ke pojok kanan bawah. Hasil akhir yang luar biasa.

Jamal Musiala dari Jerman mencetak gol kedua timnya melawan kiper Denmark Kasper Schmeichel. Foto: Darko Vojinović/AP
Berikut tampilan penyelesaian dari atas tribun. Foto: Georgi Licovski/EPA
Musiala pergi untuk merayakannya. Foto: Wolfgang Rattay/Reuters
Kemudian diberi ucapan selamat oleh rekan satu timnya di depan fans Jerman yang bergembira. Foto: Bernadett Szabó/Reuters

Menit ke-83: Wirtz menyelipkan Fullkrug di tengah. Bintang Schmeichel melakukan lompatan seperti ayahnya, dan membelokkan tembakan melebar ke kiri gawang. Bendera muncul karena offside, jadi semuanya diperdebatkan.

Seperti ayah seperti anak. Foto: Bernadett Szabó/Reuters

Susunan Pemain:

Germany: Neuer, Kimmich, Rudiger, Schlotterbeck, Raum, Andrich, Kroos, Sane, Gundogan, Musiala, Havertz.
Subs: Gross, Fullkrug, Fuhrich, Baumann, Muller, Beier, Anton, Wirtz, Mittelstadt, Henrichs, ter Stegen, Koch, Can, Undav.

Denmark: Schmeichel, Andersen, Vestergaard, Christensen, Bah, Delaney, Hojbjerg, Maehle, Eriksen, Skov Olsen, Hojlund.
Subs: Kjaer, Jensen, Dolberg, Jorgensen, Damsgaard, Norgaard, Hermansen, Kristiansen, Wind, Poulsen, Ronnow, Dreyer, Kristensen, Bruun Larsen.

Exit mobile version