Bajingan! Potongan Kiswah Ka’bah Diduga Dikirim ke Jeffrey Epstein, Berakhir di Lingkaran Kejahatan Seks Global

Kiswah Ka’bah 2025

Dalam salah satu email yang ditujukan langsung kepada Epstein, Al-Ahmadi menjelaskan nilai spiritual Kiswah dengan nada penuh penghormatan. Ia menyebut kain hitam tersebut telah disentuh oleh jutaan umat Muslim dari berbagai mazhab yang menitipkan doa, harapan, dan air mata mereka.

Namun demikian, korespondensi itu tidak menjelaskan hubungan personal antara Al-Ahmadi dan Epstein, maupun alasan artefak sakral tersebut dikirim ke seorang figur dengan rekam jejak kriminal serius.

Komunikasi antara Al-Ahmadi dan lingkungan Epstein diketahui berlanjut hingga September 2017. Ia sempat menanyakan kondisi Epstein pasca Badai Irma yang merusak pulau pribadi Epstein di Karibia. Balasan dari sekretaris Epstein, Lesley Groff, menyebut seluruh penghuni selamat meski sejumlah bangunan rusak parah. Al-Ahmadi bahkan membalas dengan nada akrab, menjanjikan pengiriman tenda baru.

Dokumen lain juga mengungkap bahwa Groff pernah mengirim alat uji DNA kepada Al-Ahmadi, meski tujuan dan konteks pengiriman tersebut tidak dijelaskan dalam berkas.

Sementara itu, dalam perkembangan terpisah, sebuah memo FBI yang dirilis pada Jumat malam (30/1/2026) menyebutkan dugaan bahwa Epstein memiliki keterkaitan dengan jaringan intelijen Amerika Serikat dan Israel. Memo tersebut juga mengklaim Epstein memiliki hubungan dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan diduga pernah mendapat pelatihan intelijen.

Pengungkapan ini memicu gelombang kemarahan dan keprihatinan global, khususnya di kalangan umat Islam. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana artefak keagamaan paling sakral dapat keluar dari jalur resmi dan berakhir di tangan pelaku kejahatan seksual yang terlibat dalam jaringan kriminal internasional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Arab Saudi, pemerintah Uni Emirat Arab, maupun pihak keluarga Jeffrey Epstein terkait asal-usul dan legitimasi pengiriman potongan Kiswah Ka’bah tersebut.

Exit mobile version